
Tetapi…ada satu hal yang hampir semua wanita hamil mengalaminya, yaitu rasa mual atau morning sickness pada masa awal kehamilan. Rasa mual terjadi pada hampir 70 % dialami oleh wanita pada awal kehamilan, sedangkan rasa mual yang disertai muntah biasanya dialami oleh sekitar 50% nya. Rasa mual ini biasanya terjadi pada pagi hari setelah bangun tidur, namun tidak menutup kemungkinan hal ini terjadi pada siang, sore atau pun malam hari karena hal ini tidak bisa diprediksi. Rasa mual bisa terjadi pada awal masa kehamilan karena terjadinya peningkatan hormon, yaitu hormon progesterone, esterogen dan Hcg yang berdampak atas pengaruh fungsi organ.
Sebab itu suatu kewajaran jika pada masa awal kehamilan wanita mengalami mual atau morning sickness ini, tetapi jangan khawatir pada pembahasan kali ini saya akan memberikan beberapa cara untuk mengatasi mual atau morning sickness bagi wanita hamil. Berikut pembahasan selengkapnya.
Cara mengatasi mual atau morning sickness bagi wanita hamil Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan apabila pada saat awal kehamilan mengalami mual atau morning sickness pada pagi hari.
1. Melakukan olahraga ringan atau relaksasi
Kegiatan olah raga tidak dilarang untuk wanita hamil, tetapi
jangan melakukan olah raga yang berat namun lakukan lah olah raga yang ringan
saja. Melakukan olah raga ringan dipercaya ampuh mengatasi mual dan baik untuk
kesehatan Ibu dan Janin yang dikandung. Lakukanlah olah raga ringan seperti
berjalan jalan di pagi atau sore hari atau bisa juga melakukan senam sederhana di rumah.
2. Istirahat Cukup
Wanita hamil sebaiknya mempunyai waktu istirahat yang cukup,
karena istirahat cukup dapat membuat anda rileks dan terhindar dari stres, bila
perlu ambillah waktu cuti dari pekerjaan anda, agar anda dapat mempunyai waktu
istirahat yang cukup dan jangan melakukan kegiatan yang membuat lelah dan stres, karena lelah dan stres dapat meningkat kan rasa mual yang anda
rasakan.
3. Mengatur pola makan
Wanita hamil membutuhkan asupan vitamin dan gizi yang
tentunya lebih dari porsi biasanya. Tetapi biasanya rasa mual membuat wanita
hamil enggan untuk makan. Tips yang digunakan agar asupan makanan tetap
terpenuhi kendati pun wanita hamil enggan untuk makan yaitu dengan makan dalam
jumlah sedikit namun mempunyai frekuensi yang lebih sering agar asupan makanan
dapat tetap terpenuhi.
4. Mengkonsumsi buah buahan segar
Mengatasi rasa mual dengan mengkonsumsi buah buahan segar,
tentunya cara ini merupakan cara yang paling disenangi wanita hamil, karena
memang biasanya wanita hamil menyukai buah buahan segar sebagai pengganti
camilan. Akan tetapi ada beberapa jenis buah buahan yang tidak disarankan untuk di konsumsi oleh wanita hamil, jenis buah buahan tersebut yaitu, nanas, durian,
delima dan pepaya muda karena beberapa jenis buah buahan ini mempunyai dampak
yang buruk bagi wanita hamil.
Jahe yang diolah menjadi minuman atau wedang jahe dipercaya
mampu mengurangi rasa mula pada wanita hamil. Dengan menjadikannya wedang jahe
atau mencampurkan jahe yang sudah dimemarkan ke dalam teh hangat keduanya sangat
efektif untuk mengatasi mual yang terjadi pada wanita hamil. Akan tetapi tidak
dianjurkan untuk mengkonsumsi minuman jahe yang berbentuk instan karena, makanan
atau minuman yang serba instan tidak
baik di konsumsi untuk wanita hamil.
6. Yogurt
Rasa segar yang dihasilkan yogurt terbukti mampu mengatasi
rasa mual bagi wanita hamil. Di samping itu manfaat yogurt yang banyak
mengandung bakteri yang baik bagi tubuh, menjadikan yogurt adalah salah satu
minuman yang baik di konsumsi wanita hamil.
Apakah mual yang terjadi pada wanita hamil merupakan hal yang berbahaya atau hal yang wajar ??
Mual yang terjadi pada wanita hamil biasanya terjadi pada minggu ke 6 atau sebelumnya. Dan terjadi puncaknya pada minggu ke 8-9 kehamilan. Seperti yang sudah saya jelaskan di atas bahwa rasa mual terjadi akibat adanya perubahan hormon pada wanita hamil, jadi rasa mual atau morning sickness yang terjadi merupakan hal yang wajar. Akan tetapi jika mual disertai muntah dan dalam frekuensi yang sering dan terus menerus atau disebut juga dengan sindrom Hipremesis Gravidarium, hal ini tentu dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Morning sickness yang pada umumnya terjadi selama 14 minggu masa
kehamilan. Tetapi pada kasus tertentu sindrom ini terjadi lebih dari 14 minggu
masa kehamilan bahkan ada yang terjadi sepanjang masa kehamilan. Mual yang
disertai muntah yang terjadi selama masa kehamilan akan sangat memengaruhi
kesehatan Ibu dan janin yang dikandung, karena sang ibu tidak dapat menerima
asupan makanan, bahkan ada yang muntah saat meminum air putih. Hal ini sangat
buruk mengingat wanita hamil gampang sekali dehidrasi. Sebab itu sebaiknya
segeralah periksa kan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan dan pengobatan
yang dibutuhkan.
Penjelasan tentang cara mengatasi mual atau
morning sickness bagi wanita hamil ini semoga dapat membantu anda untuk menentukan
pilihan makanan yang dapat mengatasi mual.
